Survey Geolistrik adalah bagian dari metode geofisika yang digunakan untuk memahami kondisi bawah permukaan tanah dengan cara mengalirkan arus listrik ke bagian dalam tanah. Pengujian ini memiliki metode yang dibedakan berdasarkan dimensi pengamatan (Mapping 2D, Sounding 1D, dan Imaging 3D) dan konfigurasi elektroda (Wenner, Schlumberger, dan Dipole-dipole).

PT Testindo bekerja sama dengan PT Omazaki Rekayasa Semesta melakukan Survey Geolistrik di PT Karimun Power Plant. Survey geolistrik ini menggunakan metode wenner yang bertujuan untuk mengetahui sebaran lapisan batuan yang dilakukan pada lokasi ini.

survey geolistrik

Tahap persiapan survey geolistrik

 

Pengerjaan Survey Geolistrik

Survey dimulai dengan penentuan lintasan pengukuran berdasarkan koordinat yang telah direncanakan. Setiap elektroda dipasang dengan jarak tertentu agar data yang diperoleh optimal.

Penyelidikan Geoteknik dilakukan atas dasar sifat fisika batuan terhadap arus listrik, dimana setiap jenis batuan yang berbeda akan mempunyai harga tahanan jenis yang berbeda pula. Semua hal ini tergantung pada beberapa faktor, diantaranya umur batuan, kandungan elektrolit, kepadatan batuan, jumlah mineral yang dikandungnya, porositas, permeabilitas dan lain sebagainya.

Tim dari Testindo menggunakan metode geolistrik tahanan jenis (resistivity) untuk memetakan kondisi bawah permukaan. Bagi Anda yang membutuhkan layanan Survey Geolistrik, kami dari Testindo siap melayani pengerjaan di seluruh Indonesia. Informasi pemesanan dan konsultasi, silahkan hubungi kami melalui :

Bisa juga Chat dengan tim kami melalui fitur live chat di pojok kanan bawah website ini