Testindo.co.id – Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi sensor dan sistem akuisisi data telah membawa perubahan besar dalam dunia teknik sipil dan struktur bangunan. Di berbagai negara, fenomena kegagalan struktur seperti runtuhnya jembatan, gedung bertingkat, dan bendungan menjadi pelajaran penting akan pentingnya pemantauan kondisi struktur secara real time.
Sebagai respon terhadap kebutuhan tersebut, muncul sistem Structural Health Monitoring System (SHMS) — sebuah inovasi teknologi yang mampu mendeteksi, merekam, dan menganalisis kondisi fisik struktur secara berkelanjutan.
Bagi dunia akademik, terutama di bidang teknik sipil, arsitektur, dan rekayasa infrastruktur, SHMS bukan hanya sekadar alat praktis, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang kaya akan nilai ilmiah. Melalui sistem ini, mahasiswa dapat memahami bagaimana data sensor diterjemahkan menjadi informasi kesehatan struktur yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan teknik.
PT Testindo dibawah PT Taharica berkesempatan untuk menyediakan instrument SHMS ke Politenik Negeri Jakarta, sensor-sensor seperti accelerometer Biaxial, sensor suhu dan kelembaban, vibrating wire sensor, strain, load cell, tiltmeter, serta software data processing.


