Konsumsi bahan bakar diesel merupakan salah satu komponen biaya terbesar dalam proses pengeboran sumur di industri oil and gas. Hal ini karena ada banyak peralatan yang menggunakan bahan bakar, seperti:
- Mesin drilling rig berdaya besar
- Burners
- Diesel gensets
- Heaters
Untuk memastikan penggunaan bahan bakar tetap efisien dan bisa dipantau selama 24 jam (round-the-clock), perusahaan kami menyediakan solusi monitoring yang komprehensif. Sistem ini memungkinkan kontrol penggunaan diesel oleh seluruh peralatan (consumers) yang ada di lapangan.
Selain itu, sistem ini juga dapat memonitor berbagai parameter proses lain yang berkaitan, sehingga operasional menjadi lebih terkontrol dan efisien.

Komposisi peralatan sistem di lokasi drilling:
- Fuel consumption meter dipasang pada setiap peralatan pengguna bahan bakar (diesel gensets, boilers, dan lainnya).
- Sensor level bahan bakar di dalam tangki.
- Sensor putaran mesin (engine rev sensors).
- Perangkat radiocommunication.
Semua data dikumpulkan di satu titik pusat, yaitu control tower yang dibangun di area lapangan menggunakan personal computer. Pada komputer tersebut terpasang software seperti Eurosens Monitor atau local SCADA server.
Data dari berbagai sensor dikirim ke control tower melalui radio channel dengan jangkauan hingga 8 km.
Local server tidak hanya berfungsi untuk mengumpulkan data, tetapi juga menampilkan grafik (charts) dan laporan (reports). Selain itu, server ini juga mengirimkan data ke central cloud server milik perusahaan.
Proses pengiriman data bisa dilakukan secara terus-menerus (continuous) atau secara berkala (session), tergantung kapan control tower dapat terhubung dengan central server, misalnya melalui koneksi satelit.
Diagram sistem ditunjukkan di bawah ini.

