Lokomotif shunting dan freight menggunakan bahan bakar diesel dalam jumlah yang sangat besar. Karena itu, potensi pencurian bahan bakar juga sangat tinggi, bahkan bisa mencapai ratusan liter per minggu.
Pemasangan fuel level sensor di tangki sering kali tidak memberikan hasil yang maksimal. Hal ini karena pada lokomotif terdapat banyak titik yang memungkinkan terjadinya pencurian secara tersembunyi saat operasional (seperti taps, pipeline plugs, dan lainnya). Oleh karena itu, untuk mencegah pencurian secara lebih efektif, sistem perlu dilengkapi dengan fuel consumption meter yang dapat mengukur konsumsi bahan bakar mesin secara langsung.
Manfaat implementasi:
- Memantau lokasi lokomotif, rute, kecepatan, dan mode operasional secara real-time.
- Mengukur konsumsi bahan bakar aktual dan membandingkannya dengan data pengisian bahan bakar di tangki.
- Memantau kondisi mesin berdasarkan data konsumsi bahan bakar aktual.
- Mengumpulkan data dari berbagai sensor lokomotif (tekanan, suhu, dan lainnya).
Deskripsi sistem:
Sistem ini menggunakan GPS tracker dengan fitur yang canggih. Dukungan berbagai interface seperti CAN/RS485/RS232 serta sensor wireless memungkinkan integrasi dengan banyak perangkat tambahan (peripheral equipment).
Untuk memantau konsumsi bahan bakar mesin, biasanya digunakan sepasang Eurosens Direct fuel consumption meter dengan akurasi tinggi. Sensor ini dipasang tanpa perlu memodifikasi jalur sistem bahan bakar. Pada beberapa jenis mesin lokomotif shunting, cukup menggunakan satu unit Eurosens Direct flow meter.
Flow meter mampu memberikan data konsumsi bahan bakar secara akurat, namun tidak menunjukkan volume bahan bakar yang tersisa di dalam tangki. Oleh karena itu, disarankan juga untuk memasang Eurosens Dominator fuel level sensor agar bisa memantau level bahan bakar.
Semua sensor Eurosens dirancang agar mudah dalam proses perawatan (maintenance) oleh teknisi di lapangan.

