Monitoring otomatis terhadap suhu dan tekanan ban (tyres) adalah salah satu cara penting untuk meningkatkan keselamatan sekaligus mengurangi konsumsi bahan bakar. Tekanan ban yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa menyebabkan bahan bakar lebih boros dan masa pakai ban menjadi lebih pendek.

Perusahaan kami menyediakan sistem tyre pressure monitoring yang sudah tersertifikasi dan terintegrasi dengan GPS tracking system. Selain memberikan keuntungan dari sisi efisiensi (economic effect), sistem ini juga membantu mengurangi risiko kecelakaan. Hal ini karena pengemudi akan mendapatkan notifikasi secara cepat jika terjadi potensi wheel explosion atau slow puncture, sehingga bisa segera mengambil tindakan sebelum kondisi menjadi lebih berbahaya.

tire remote monitoring vms

Untuk memonitor tekanan ban (tyre pressure), digunakan sensor eksternal maupun internal yang mengirimkan data suhu dan tekanan ban ke driver monitor.

Driver monitor yang digunakan bisa disesuaikan dengan jumlah roda kendaraan, dengan dukungan hingga 6, 22, atau bahkan 38 roda.

Sensor ini menggunakan baterai internal (built-in power supply) sebagai sumber daya. Umur baterainya sekitar 2 tahun untuk sensor eksternal dan hingga 5 tahun untuk sensor internal. Jika masa pakai baterai sensor eksternal sudah habis, penggantiannya juga relatif mudah dilakukan.

Selain menampilkan informasi ke pengemudi, driver monitor juga mengirimkan data ke vehicle monitoring system. Dengan begitu, pengelola sistem monitoring dapat langsung menerima notifikasi jika terjadi kondisi darurat pada salah satu roda, sehingga penanganan bisa dilakukan dengan cepat.

vehicle monitoring system