Anda bisa mengimplementasikan sistem monitoring yang komprehensif untuk kendaraan yang digunakan dalam transportasi kargo. Anda akan mendapatkan akses ke berbagai parameter penting, seperti data konsumsi bahan bakar aktual, beban axle dan berat muatan, suhu di area kargo, alarm pembukaan pintu, parameter operasional dari on-board CAN bus, monitoring tekanan ban secara remote, hingga data identifikasi pengemudi.

Manfaat Implementasi

  • Menghindari denda akibat overloading.
  • Kontrol konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
  • Monitoring lokasi loading dan unloading.
  • Meningkatkan keselamatan berkendara.
  • Menghemat bahan bakar melalui kontrol gaya berkendara dan tekanan ban yang tepat.
  • Monitoring suhu selama proses pengiriman kargo.

Deskripsi Sistem

Inti dari sistem fleet tracking ini adalah GPS tracker dengan fitur yang canggih. Perangkat ini dilengkapi berbagai interface seperti CAN/RS485/RS232, serta mendukung sensor wireless melalui teknologi Bluetooth Low Energy. Dengan kombinasi ini, Anda bisa menghubungkan berbagai perangkat tambahan (peripheral) sekaligus membaca data langsung dari CAN bus kendaraan.

Beban axle dan berat muatan dimonitor menggunakan sensor eurosens DPS/DDS/DSS axle load. Sementara itu, suhu di area kargo diukur menggunakan sensor suhu wireless eurosens DTS BT. Untuk tekanan ban, digunakan sensor eksternal atau internal yang mengirimkan data melalui radio.

Sebagai tampilan untuk pengemudi, Anda bisa menggunakan tablet Android atau Android DVR sebagai on-board display. Dengan cara ini, Anda tidak hanya mendapatkan panel interaktif untuk menampilkan data telematika ke pengemudi, tetapi juga tetap bisa menggunakan fungsi DVR. Aplikasi DashDrive akan secara terus-menerus menerima data telematika dari GPS tracker melalui koneksi radio Bluetooth.

vehicle monitoring system