deteksi struktur bangunan

Testindo Beberapa kali terdengar berita tentang bangunan ambruk secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda sebelumnya. Kasus-kasus seperti ini bukan sekadar akibat usia bangunan yang tua, tapi lebih sering karena kurangnya pemantauan kondisi struktur secara menyeluruh.

Awalnya hanya gejala kerusakan kecil, tapi karena tidak dipantau secara berkala kerusakan tersebut semakin membesar sehingga menyebabkan runtuhnya bangunan. Structural Health Monitoring System (SHMS) berperan penting untuk mendeteksi berbagai gejala kecil yang bisa menjadi pertanda kerusakan serius.

Penjelasan Seputar SHMS

SHMS adalah sistem pemantauan real-time yang digunakan untuk mengawasi kondisi struktur bangunan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Metode ini menggunakan instrumentasi yang terintegrasi dengan berbagai sensor seperti sensor getaran, sensor regangan, sensor suhu, akselerometer, hingga sistem data logger dan software analisis data.

Fungsi utama SHMS adalah menangkap tanda-tanda awal kerusakan seperti pergeseran struktur, retakan, getaran abnormal, atau deformasi kecil yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menentukan apakah bangunan masih dalam kondisi aman atau perlu dilakukan perbaikan karena menunjukkan gejala kerusakan struktural.

Jenis Kerusakan yang Bisa Dideteksi dengan SHMS

Dengan menggunakan berbagai sensor dan teknologi analisis data, SHMS dapat mendeteksi gejala awal kerusakan pada struktur. Berikut adalah beberapa gejala kerusakan yang dapat dipantau oleh SHMS:

1. Retakan dan Deformasi Struktural

SHMS dapat mendeteksi retakan kecil yang muncul pada elemen struktural seperti balok, kolom, atau dinding. Sensor regangan dan displacement transducers membantu mengidentifikasi perubahan bentuk atau pergeseran yang tidak normal, yang bisa menjadi indikasi awal kerusakan struktural.

2. Getaran Abnormal

Sensor akselerometer dalam SHMS memantau getaran yang terjadi pada struktur. Getaran yang melebihi batas normal dapat menunjukkan adanya masalah, seperti ketidakseimbangan beban atau kerusakan pada sambungan struktur.

3. Kemiringan pada Struktur

Setiap bangunan memiliki batas kemiringan yang masih bisa ditolerir. SHMS memantau tingkat kemiringan struktur bangunan yang abnormal akibat berbagai faktor seperti beban berlebih atau konstruksi yang kurang baik.

4. Perpindahan dan Defleksi

Perpindahan vertikal merupakan indikator penting untuk evaluasi kesehatan jembatan dan struktur lainnya. Perangkat yang paling cocok untuk pengukuran ini adalah Liquid Levelling Sensors (LLS), yang dapat mengatasi masalah kurangnya titik referensi dan memberikan hasil yang paling akurat.


Layanan SHMS, Klik Disini >>


Defleksi linear juga diukur menggunakan sensor Linear Variable Differential Transformers (LVDT). Parameter perpindahan dan defleksi sangat penting dalam menentukan apakah struktur bangunan masih dalam batas keamanan yang ditentukan selama beroperasi.

Manfaat Monitoring Struktur dengan SHMS

Tanpa melakukan sistem monitoring, pengelola atau pemilik bangunan tidak bisa asal menebak apakah retakan di dinding itu berbahaya? Apakah getaran kecil saat dilewati kendaraan berat itu wajar? Melalui SHMS ada banyak manfaat yang bisa didapatkan, seperti :

  • Menghindari kerusakan yang lebih besar dan biaya perbaikan yang mahal
  • Menjaga keselamatan penghuni atau pengguna bangunan
  • Memperpanjang umur layanan bangunan
  • Merencanakan perawatan secara lebih efisien berdasarkan data monitoring
  • Dengan SHMS, kita bisa mengetahui kerusakan sebelum menjadi bencana.
Baca Juga :  Kenapa Jembatan Perlu Di Monitoring? Ini Alasannya

Cara Kerja SHMS untuk Mendeteksi Kerusakan Struktur

Structural Health Monitoring System memantau berbagai parameter penting untuk memastikan keamanan dan integritas struktural. Alur kerja monitoring SHMS pada struktur bangunan yaitu :

Pemasangan Sensor: Sensor dipasang di bagian-bagian vital bangunan seperti kolom, balok, sambungan, atau pondasi.

Pengumpulan Data: Sensor mengumpulkan data terkait regangan, tekanan, getaran, suhu, dan lainnya secara berkala.

Pengiriman ke Data Logger: Semua data dikirim ke data logger atau unit kontrol untuk dikumpulkan dan disimpan.

Analisis dan Interpretasi: Data diolah menggunakan perangkat lunak untuk dianalisis. Hasilnya bisa berbentuk grafik, alert sistem, hingga laporan kondisi struktur.

Tindakan Preventif: Jika ditemukan potensi kerusakan, pengguna akan mendapat peringatan dini untuk segera mengambil tindakan sebelum terjadi kegagalan struktur.

Penerapan SHMS pada Konstruksi

Banyak proyek besar yang mulai menerapkan SHMS khususnya pada infrastruktur atau prasarana yang sering dilewati kendaraan dan dipenuhi kerumunan orang seperti :

Jembatan: Untuk memantau getaran akibat beban kendaraan dan perubahan suhu ekstrem.

Gedung Tinggi: Untuk mendeteksi perubahan struktur akibat angin kencang atau gempa.

Terowongan dan Bendungan: Untuk mendeteksi pergeseran tanah dan tekanan air yang bisa merusak integritas struktur.

Stadion dan Bangunan Publik: Demi menjamin keamanan pengunjung saat digunakan dalam kapasitas besar.

Bahkan, beberapa bandara internasional dan rumah sakit besar juga mulai mengadopsi SHMS untuk menjamin kelayakan struktur bangunan setiap saat.

Sama seperti manusia yang perlu pemeriksaan rutin ke dokter, bangunan juga butuh “pemeriksaan berkala” untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan penggunanya. Dengan Structural Health Monitoring System, tidak lagi perlu menunggu sampai terjadi kerusakan besar untuk bertindak.

Sistem ini bukan hanya investasi untuk bangunan, tapi juga berperan besar untuk keselamatan banyak orang dan menajga keberlangsungan operasional jangka panjang. Jadi, jika Anda adalah pemilik gedung, pengelola proyek konstruksi, atau pihak yang bertanggung jawab atas fasilitas publik, sudah saatnya mempertimbangkan penerapan SHMS.

instalasi-sensor-shms

Testindo sebagai perusahaan monitoring solution menyediakan layanan Structural Health Monitoring System (SHMS) untuk berbagai jenis bangunan. Kami siap melayani pengerjaan di seluruh Indonesia. Informasi pemesanan dan konsultasi silahkan hubungi kami :

Chat dengan tim kami melalui fitur live chat di pojok kanan bawah website ini