Testindo Setiap struktur bangunan besar seperti jembatan, gedung, tower dan lainnya memang terlihat sangat kuat, tapi tetap berpotensi mengalami kerusakan. Itulah mengapa kondisi strukturnya harus selalu dimonitoring, agar ketika terjadi masalah atau tanda kerusakan bisa langsung diketahui dan segera diambil tindakan yang tepat.

Proses pemantauan struktur bangunan ini disebut Structural Health Monitoring System (SHMS). Penjelasan sederhananya, SHMS merupakan sistem pemantauan kesehatan struktur bangunan atau infrastruktur secara real-time dengan bantuan sensor yang saling terintegrasi. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi perubahan kecil sekalipun, yang bisa berdampak besar jika dibiarkan.

Kenapa SHMS Perlu Dilakukan ?

Struktur bangunan besar mulai dari jembatan, bendungan, hingga menara komunikasi tidak hanya berdiri diam. Semua bangunan ini harus kuat menahan berbagai faktor eksternal seperti cuaca ekstrem (angin kencang, hujan deras, dll), getaran besar (alat konstruksi dan lalu lintas berbagai kendaraan) hingga guncangan gempa. Seiring bertambahnya waktu, semua faktor tersebut bisa menimbulkan kerusakan struktural.

Masalahnya, kerusakan struktural tidak selalu langsung terlihat. Bisa saja pada awalnya hanya muncul retakan dan pergeseran kecil, atau sedikit korosi dalam struktur baja. Namun, semakin lama kerusakan yang lebih besar akan terlihat jelas sehingga sulit untuk melakukan perbaikan.

SHMS dapat memonitoring kondisi real struktur bangunan menggunakan sensor yang saling terintegarsi untuk mengukur berbagai parameter terkait kondisi struktur, sehingga bisa dijadikan peringatan dini jika terdeteksi kerusakan kecil. Sehingga, tindakan pencegahan bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan hemat biaya.

Bagaimana Cara Kerja SHMS?

Proses monitoring dengan metode SHMS ini berdasarkan data yang didapatkan dari setiap jenis sensor yang dipasang pada struktur yang dipantau. Beberapa jenis sensor yang digunakan yaitu :

  • Strain gauge untuk mengukur regangan atau deformasi
  • Accelerometer untuk mendeteksi getaran atau guncangan
  • Inclinometer untuk memantau kemiringan
  • Crack meter untuk mengamati pertumbuhan retakan
  • Temperature dan humidity sensor untuk memantau pengaruh lingkungan

Semua data dari sensor ini dikirim secara terus-menerus ke pusat data melalui jaringan kabel atau nirkabel. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak untuk mendeteksi adanya anomali. Apalagi sekarang ini, instrumen SHMS yang digunakan juga didukung dengan teknologi internet sehingga data pemantauan bisa didapatkan secara real-time dan juga lebih akurat.

Baca Juga :  Jenis NDT Yang Digunakan Untuk Audit Struktur Bangunan

instalasi-sensor-shms

SHMS Cocok untuk Bangunan Apa Saja?

Sistem ini sangat bermanfaat untuk berbagai jenis struktur bangunan, antara lain:

  • Jembatan dan flyover, yang sering mengalami beban berat dan getaran
  • Gedung tinggi, terutama yang berada di zona rawan gempa
  • Bendungan dan tanggul, yang terpapar tekanan air dan risiko longsor
  • Terowongan, yang rentan terhadap pergeseran tanah
  • Menara dan tiang listrik, yang perlu stabil terhadap angin dan korosi

Tidak hanya untuk monitoring berkala, SHMS juga berguna untuk monitoring struktur pasca-bencana seperti gempa bumi atau banjir, untuk menilai apakah suatu struktur masih aman digunakan atau perlu perbaikan.

Manfaat SHMS untuk Monitoring Struktur Bangunan

Structural Health Monitoring System perlu diaplikasikan untuk berbagai jenis infrastruktur karena manfaatnya sangat besar, seperti :

  • Deteksi dini kerusakan
  • Menghemat biaya perbaikan
  • Meningkatkan keselamatan dan keamanan
  • Memperpanjang umur struktur
  • Mendukung pengambilan keputusan dengan data yang real-time dan akurat

Bayangkan jika semua struktur penting berupa prasarana publik sudah dilengkapi SHMS, tentunya masyarakat akan merasakan keamanan dan kenyamanan ketika menggunakan infrastrukturnya.

Layanan SHMS dari Testindo

Testindo sebagai perusahaan sistem monitoring menyediakan layanan Structural Health Monitoring System untuk berbagai jensi bangunan, mulai dari jembatan, gedung perkantoran, tower telekomunikasi, bendungan, flyover dan lainnya.

Tim dari Testindo sudah dilengkapi dengan instrumen yang sudah didukung dengan teknologi khusus untuk monitoring berbagai parameter terkait kondisi struktur bangunan yang dipantau. Kami juga memiliki software khusus untuk menganalisa berbagai macam data yang direkam oleh setiap sensor yang dipasang.

Jika Anda berminat untuk melakukan pemesanan atau ingin konsultasi SHMS terlebih dahulu, silahkan hubungi kami melalui :

Chat dengan tim kami melalui fitur live chat di pojok kanan bawah website ini