preventive dan predictive maintenance

Testindo Mesin memiliki peran yang sangat penting dalam proses produksi di setiap industri. Inilah yang menjadi alasan kenapa kondisi mesin harus selalu dirawat karena jika mesin mengalami suatu kerusakkan maka proses produksi menjadi terganggu dan juga perusahaan harus mengeluarkan biaya untuk perbaikan. Biaya perbaikan mesin industri yang rusak tidaklah murah, apalagi jika harus mengganti part dari mesin tersebut. Maka dari itu, perusahaan harus rutin melakukan maintenance mesin industri.

Jenis pemeliharaan mesin industri yang disarankan yaitu Preventive Maintenance dan Predictive Maintenance.

Preventive Maintenance adalah pemeliharaan atau perawatan terhadap mesin dan juga alat – alat industri untuk mencegah terjadinya kerusakkan fatal secara tiba-tiba sehingga dapat menganggu proses produksi. Biasanya preventive maintenance dilakukan setiap secara berkala seperti setiap 6 bulan atau 1 tahun sekali.

Sedangkan Predictive maintenance merupakan pemantauan atau monitoring keadaan suatu mesin industri untuk menganalisa gejala kerusakkan pada mesin sebelum mengalami kerusakkan total. Proses maintenance ini berperan untuk mengetahui sejauh mana kerusakkan pada mesin.

Perbedaan Preventive dengan Predictive Maintenance

Dilihat dari timing atau waktunya, Predictive mainentance merupakan pemeliharaan mesin yang dilakukan untuk menganalisa kondisi mesin sebelum terjadi kerusakkan yang besar. Sedangkan Preventice Maintenance merupakan perawatan mesin yang dilakukan secara rutin agar kondisi mesin tetap stabil sehingga usia mesin semakin panjang.

Pelaksanaan Preventive dan Predictive Maintenance

Adapun beberapa proses pelaksanaan preventive dan predictive maintenance diantaranya :

Preventive Maintenance

Inspeksi : Perawatan berkala dengan memeriksa setiap komponen mesin

Running Maintenance : Pemeliharaan pada saat mesin sedang digunakan untuk produksi

Pergantian komponen kecil : jika ada beberapa komponen kecil yang bermasalah maka bisa langsung diganti

Shutdown Maintenanace : proses pemeliharaan ini dilakukan pada saat mesin industri sedang berhenti beroperasi

Baca Juga :  Mengenal Jenis Kerusakan Mesin Rotary dan Cara Mencegah

Predictive Maintenance

Monitoring secara visual : Mengecek kondisi seluruh bagian mesin secara langsung

Monitoing Vibrasi : Menganalisa getaran mesin saat beroperasi menggunakan alat vibration meter dan diukung tampilan getaran secara visual menggunakan high speed camera

Monitoring kinerja : Menganlisa kinerja mesin apakah sudah sesuai dengan standar kinerja atau operasi mesin

Dengan melakukan predictive dan preventive maintenance maka kondisi kesehatan mesin industri menjadi lebih terjaga dan usia mesin menjadi lebih panjang. Maka dari itu, sangat disarankan untuk dilakukan pemeliharaan ini secara rutin.

Testindo sebagai perusahaan yang bergerak di bidang monitoring & measurement menyediakan layanan  preventive dan predictive maintenance pada mesin industri seperti mesin turbin, generator dan lainnya. Pemesanan dan pertanyaan silahkan hubungi kami melalui


Email: sales@testindo.com

Bisa chat dengan tim kami dengan menekan tombol yang ada di pojok kanan bawah website ini.