fungsi infrared thermography pada panel listrik

Testindo Panel listrik merupakan sebuah perangkat instalasi listrik yang berfungsi sebagai pusat pengendalian dan distribusi listrik di dalam sebuah bangunan. Panel listrik sering juga disebut sebagai “distribution board” atau “breaker box.”

Dari panel listrik inilah aliran listrik akan dikelola dan disalurkan ke seluruh bagian ruangan di dalam bangunan atau fasilitas umum seperti gedung, Rumah Sakit, apartement, mall, ruko dan lainnya.

Karena panel listrik memiliki peran yang sangat penting, akan sangat berbahaya jika mengalami gangguan seperti sambungan kabel yang terputus dan overheating dapat menyebabkan konsleting sehingga berpotensi menimbulkan kebakaran.

Itulah mengapa perlu dilakukan tindakan Infrared Thermography agar risiko tersebut bisa dihindarkan. Infrared thermography (IR) adalah proses penggunaan thermal imager atau infrared thermometer untuk mendeteksi panas radiasi yang diubah menjadi gambaran distribusi suhu pada benda.

Dalam konteks inspeksi panel listrik, teknologi ini digunakan untuk mengidentifikasi titik panas yang disebabkan oleh cacat pada sambungan dan komponen, sehingga memungkinkan deteksi dini tentang adanya gejala kerusakan pada peralatan listrik.

Fungsi Infrared Thermography pada Panel Listrik

Dengan menggunakan Infrared Thermography (IR) untuk menganalisis panel listrik, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi masalah secara dini, mencegah kegagalan, dan meningkatkan keamanan serta kinerja sistem listrik mereka.

Ada berbagai jenis gangguan pada panel listrik yang dapat dianalisa menggunakan Infrared Thermography (IR), diantaranya yaitu :

Overheating Komponen Elektris

Peningkatan suhu pada konektor, switch, atau komponen listrik lainnya dapat menandakan masalah kontak yang buruk atau resistansi yang tinggi.

Ketidakseimbangan Beban

Distribusi beban yang tidak merata pada sirkuit listrik dapat menyebabkan beberapa komponen menjadi lebih panas dari yang lain. IR membantu mengidentifikasi ketidakseimbangan ini.

Korsleting Kabel

Korsleting kabel seringkali terindikasi oleh peningkatan suhu secara tiba-tiba pada titik-titik tertentu di panel listrik.

Kehilangan Isolasi

Pada kasus kehilangan isolasi, suhu area tertentu pada panel listrik dapat meningkat karena arus bocor.

Hubungan Kendor

Kontak yang longgar atau kendor pada terminal listrik dapat menciptakan resistansi yang tinggi dan meningkatkan suhu. IR dapat mengidentifikasi masalah ini dengan cepat.

Panas Akibat Tegangan Berlebih

Tegangan berlebih dapat menyebabkan panas berlebih pada komponen listrik. IR membantu mendeteksi area-area yang terpengaruh.

Gangguan Pada Komponen Elektronik

Baca Juga :  Ini Penyebab Mesin Industri Mengeluarkan Getaran Berlebih

IR dapat digunakan untuk memantau suhu pada komponen elektronik kritis, seperti relay dan modul kendali, untuk mendeteksi potensi kegagalan.

Pelepasan Panas Tidak Normal

Area panel yang melepas panas lebih dari biasanya dapat menandakan adanya gangguan atau kerusakan pada komponen.

Layanan Infrared Thermography, Klik Disini >>>

Pengaruh Eksternal

Infrared Thermography membantu mengidentifikasi dampak lingkungan eksternal seperti pemanasan dari sumber panas di sekitarnya yang dapat memengaruhi performa panel listrik.

Penumpukan Debu atau Kotoran

Kotoran yang menumpuk pada komponen listrik dapat menyebabkan peningkatan suhu. IR membantu dalam mendeteksi area yang perlu dibersihkan.

Cara Kerja Infrared Thermography pada Panel Listrik

Cara kerja dari pengujian ini dengan menggunakan kamera thermography untuk merekam gambar permukaan panel listrik. Kemudian, analisis dilakukan terhadap gambar yang dihasilkan untuk mengidentifikasi titik panas yang menunjukkan adanya potensi masalah pada sambungan dan komponen panel listrik.

jasa-infrared-thermometer

Layanan Infrared Thermography, Klik Disini >>>

Dengan begitu, infrared thermography dapat mendeteksi masalah secara dini dan mencegah gangguan yang lebih serius pada panel listrik. Berikut ini beberapa langkah menggunakan infrared thermography pada panel listrik :

Persiapan

Pastikan panel listrik dalam kondisi operasional normal dan bekerja pada beban penuh. Pastikan juga lingkungan sekitar panel bebas dari gangguan yang dapat memengaruhi hasil pemindaian.

Pengambilan Gambar

Dengan menggunakan kamera thermography, ambil gambar permukaan panel listrik dari berbagai sudut. Pastikan semua bagian panel termasuk sambungan dan komponennya tercakup dalam pemindaian.

Analisis

Setelah pengambilan gambar, lakukan analisis terhadap gambar yang dihasilkan. Identifikasi titik panas yang menunjukkan adanya potensi masalah pada sambungan dan komponen panel listrik.

Tindak Lanjut

Jika terdapat titik panas yang mencurigakan, lakukan tindak lanjut dengan memperbaiki sambungan atau komponen yang bermasalah.

Dengan mengikuti langkah di atas, penggunaan infrared thermography dapat membantu dalam mendeteksi dini masalah pada panel listrik dan mencegah terjadinya gangguan yang lebih serius.

Testindo sebagai perusahaan yang bergerak di bidang engineering & monitoring solution menyediakan jasa infrared thermography. Kami siap melayani pengerjaan di seluruh Indonesia, informasi pemesanan dan konsultasi silahkan hubungi kami melalui :

Chat dengan tim kami melalui fitur live chat yang ada di pojok kanan bawah website ini

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *