Testindo Bendungan dibangun untuk menyimpan dan mengontrol aliran air di danau atau sungai yang nantinya bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, baik itu kebutuhan rumah tangga, pengairan sawah, kebun, dan lainnya.

Namun, pengelolaan bendungan yang kurang baik khususnya pada saat kondisi cuaca ekstrem dan hujan deras dapat berakibat buruk, apalagi jika ketinggian air sudah melebihi batas aman. Maka dari itu, sangat penting untuk menerapkan suatu sistem monitoring ketinggian air bendungan yang disebut Automatic Water Level Recorder (AWLR).

Pemasangan AWLR atau alat ukur otomatis ketinggian air ini sudah dilakukan di beberapa bendungan yang tersebar di seluruh Indonesia. Nantinya, informasi mengenai ketinggian air ini bisa dilihat secara online melalui situs pemerintah daerah setempat, seperti info ketinggian air pada situs https://poskobanjirdsda.jakarta.go.id//

Monitoring Ketinggian Air Bendungan
Informasi Ketinggian Air Bendungan (sumber: poskobanjirdsda.jakarta.go.id/)

Monitoring Ketinggian Air Bendungan dengan Automatic Water Level Recorder

Informasi yang didapatkan dari AWLR ini sangat membantu pengelolaan air dan juga memberikan pemahaman mengenai pola ketersediaan air. Melalui informasi tersebut maka bisa ditentukan waktu yang tepat terkait pengaturan aliran air dan juga penjadwalan pengeluaran air dari bendungan.

Beberapa manfaat AWLR untuk monitoring ketinggian air bendungan:

  • Pemantauan 24 jam
  • Data monitoring real-time
  • Perencanaan dan Pengendalian SDA
  • Data pendukung untuk perawatan infrastruktur bendungan

Layanan Pemasangan AWLR, Klik Disini >>


Automatic Water Level Recorder ini merupakan sistem monitoring yang terdiri dari beberapa alat instrumentasi dengan fungsinya masing-masing. Berikut ini instrumentasi pada AWLR :

Instrumen Sensor AWLR

AWLR memiliki 2 model sensor untuk mendeteksi tinggi muka air yaitu model radar ultrasonik dan model tabung pelampung. Untuk bendungan, model radar ultrasonik yang digunakan karena bisa dipasang di tempat yang lebih tinggi sehingga jika air bendungan meluap sensor ini tetap aman.

Baca Juga :  Mengenal Fungsi Instrument Dalam Monitoring Bendungan

Data Logger

Parameter ketinggian air yang diukur oleh sensor akan direkam oleh datalogger dan disimpan. Nantinya hasil perekaman ini akan dikirim ke PC Server untuk diolah dan dianalisa.

Jaringan Komunikasi

Supaya proses pengiriman data berjalan lancar maka jaringan komunikasi harus tersedia, untuk jaringan komunikasi ini mengunakan jaringan GSM, 4G dan bisa juga melalui layanan internet provider.

PC Server

Selanjutnya semua data yang direkam dalam rentan waktu tertentu akan dikirim dan diolah di server monitoring. Kemudian, data bisa ditampilkan atau dilihat melalui dashboard situs yang telah terhubung.

Pengalaman Testindo Melakukan Monitoring Bendungan

Testindo seringkali mendapat kesempatan untuk melakukan pemasangan sistem AWLR di berbagai bendungan di beberapa wilayah Indonesia, salah satunya pemasangan di 5 titik bendungan, Pulau Batam.

instalasi-awlr-5-bendungan-batam

Dengan pemasangan sistem Automatic Water Level Recorder ini maka pengelola bendungan bisa memantau ketinggian air dari jarak jauh 24 jam non-stop secara real-time. Selain untuk monitoring ketinggian air, AWLR juga dapat difungsikan sebagai sistem peringatan dini untuk mencegah terjadinya banjir di area sekitar bendungan.

Jika Anda berminat untuk melakukan pemanagan sistem Automatic Water Level Recorder (AWLR) atau ingin konsultasi, silahkan hubungi kami melalui :


Email : sales@testindo.com

Chat customer service kami di kolom chat pojok kanan bawah web ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *