condition monitoring mesin industri

Testindo Ada banyak jenis mesin industri yang digunakan dalam berbagai sektor, mulai dari manufaktur, energi, otomotif, maritim, dan banyak lagi. Kegagalan pada mesin industri dapat menimbulkan kerugian karena proses produksi menjadi terhambat dan juga harus keluar biaya untuk maintenance atau perbaikan. Sebelum terjadi kerusakan yang cukup fatal pada mesin industri, disarankan untuk rutin melakukan condition monitoring agar setiap gangguan atau gejala kerusakan pada mesin bisa diketahui sebelum bertambah parah.

Apa Itu Condition Monitoring Mesin Industri?

Condition monitoring pada mesin industri merupakan suatu tindakan pemeriksaan performance dan berbagai macam gejalan gangguan pada mesin.  Tujuannya adalah untuk menjaga mesin agar beroperasi secara optimal, mencegah kerusakan, mengidentifikasi masalah potensial, dan meminimalkan downtime yang tidak terduga.


Layanan Condition Monitoring, Klik Disini >>>


Tindakan ini melibatkan pengumpulan data secara real time tentang kondisi mesin, analisis data, melakukan identifikasi gejala awal kerusakan, dan perencanaan perawatan yang tepat waktu. Dengan begitu, mesin industri terhindar dari down time secara mendadak sehingga proses produksi bisa berjalan dengan lancar.

Parameter yang Dipantau dalam Condition Monitoring

Pengerjaan condition monitoring ini dilakukan oleh engineer ahli dan berpengalaman dalam menganalisa berbagai macam gangguan pada mesin. Dalam menganalisa gangguan tersebut, ada beberapa parameter pada mesin yang harus dimonitoring atau dipantau, seperti :

Getaran (Vibration)

Pengukuran getaran mesin adalah cara yang umum digunakan untuk memantau kondisi mesin. Perubahan getaran dapat mengindikasikan masalah, seperti ketidakseimbangan, keausan, atau kerusakan bantalan.

Suhu (Temperature)

Peningkatan suhu pada mesin dapat menunjukkan masalah pada komponen seperti motor, bantalan, atau pendingin.

Tekanan (Pressure)

Pengukuran tekanan pada sistem hidraulis atau pneumatik adalah parameter penting dalam pemantauan kondisi mesin.

Kelembaban (Humidity)

Kelembaban yang tidak terkendali dapat menyebabkan masalah korosi pada mesin dan peralatan.

Arus Listrik (Electrical)

Pemantauan arus listrik dapat memberikan informasi tentang kinerja motor dan peralatan listrik lainnya.

Kecepatan Rotasi Mesin

Pemantauan kecepatan rotasi pada mesin sangat penting dilakukan untuk mendeteksi terjadinya unbalance atau ketidakseimbangan dan masalah lainnya.

Oli Mesin

Oli berfungsi untuk melumasi setiap komponen mesin sehingga menjaga pergerakan setiap komponen dan menghindari panas berlebih akibat gesekan.

Baca Juga :  Pencegahan Longsor Di Jalan Tol Akibat Naiknya Muka Air Tanah

Pemantauan kondisi mesin dapat melibatkan satu atau lebih parameter ini, tergantung pada jenis mesin dan peralatan yang sedang dipantau.

Teknologi dalam Condition Monitoring

Dalam melakukan condition monitoring tentunya tidak bisa hanya dengan mengandalkan insting atau penglihatan secara kasat mata, tentunya butuh alat yang dilengkapi teknologi khusus untuk monitoring berbagai parameter gangguan pada mesin. Berikut ini beberapa jenis alat dan juga sensor yang digunakan :

Sensor Getaran (Vibration Sensor)

Sensor getaran digunakan untuk mengukur getaran mesin. Mereka dapat mendeteksi perubahan dalam amplitudo dan frekuensi getaran, yang merupakan indikator awal potensi masalah.

Sensor Suhu (Temperature Sensor)

Sensor suhu digunakan untuk memantau suhu mesin dan peralatan. Mereka dapat memberikan peringatan dini tentang peningkatan suhu yang tidak wajar.

Sensor Tekanan (Pressure Sensor)

Sensor tekanan digunakan dalam sistem hidraulis dan pneumatik untuk memantau tekanan yang berlebih pada mesin industri.

Sensor Kelembaban (Humidity Sensor)

Sensor kelembaban digunakan untuk memantau tingkat kelembaban di sekitar mesin. Jika tingkat kelembaban melebihi batas aman maka bisa segera diambil tindakan.

Inframerah / Thermal Camera

Kamera termal atau sensor inframerah digunakan untuk mengukur suhu permukaan mesin dan peralatan. Alat ini dapat membantu mendeteksi hot spot yang menunjukkan masalah panas.

condition-monitoring

Data dari setiap sensor yang digunakan untuk mengukur parameter mesin,  dikumpulkan secara real time dan terus menerus untuk dianalisa sehingga bisa diketahui gejala awal kerusakan atau penyimpangan dari kondisi mesin pada saat normal.

Dengan teknologi dan alat yang terus berkembang, condition monitoring semakin efisien dalam mendukung operasi industri yang lebih efisien dan produktif. Condition monitoring merupakan investasi yang cerdas bagi perusahaan yang bergantung pada mesin dan peralatan kritis dalam operasi mereka. Dengan pemantauan kondisi yang baik, perusahaan dapat mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi, dan menjaga kualitas produk mereka.


Layanan Condition Monitoring, Klik Disini >>>

 

Testindo sebagai perusahaan engineering & monitoring solution menyediakan layanan condition monitoring di seluruh Indonesia. Jika Anda berminat atau punya pertanyaan seputar condition monitoring, silahkan hubungi kami melalui :


Email: sales@testindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *