Testindo Gempa besar dengan magnituido 6,8 mengguncang Negara Maroko pada Jum’at (8/9/2023) tepatnya pada malam hari. Tercatat hingga saat ini, gempa di Maroko menyebabkan sebanyak 12.000 orang tewas dan ribuan orang lainnya mengalami luka-luka, tidak sedikit juga bangunan yang rusak parah hingga ambruk.

Gempa ini disebut sebagai gempa terbesar di Maroko sejak 120 tahun terakhir. Selain itu, gempa ini juga meruntuhkan beberapa bangunan sejarah. Apa yang menjadi penyebab gempa ini ? kenapa banyak sekali korban jiwa dan bangunan yang mengalami kerusakan ?

Gempa ini masuk ke dalam kategori gempa tekntonik dengan kedalaman yang masih sangat dangkal yaitu 28 kilometer. Dilansir dari Kompas.com, menurut Daryono selaku Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG bahwa gempa tektonik ini masuk ke dalam jenis gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake.

Banyak Korban Jiwa dan Kerusakan Saat Gempa Maroko, Ini Alasannya !

Gempa ini memakan korban jiwa cukup banyak disebabkan lokasi gempat tepat berada di sesar aktif, dimana pada lokasi tersebut terdapat banyak warga dan bangunan berdiri. Selain itu, banyak bangunan tua yang runtuh karena memiliki struktur bangunan yang lemah, sehingga ketika tidak kuat menahan getaran gempa.

Penyebab lain kenapa banyak korban jiwa yaitu karena gempa ini terjadi pada malam hari pukul 23.00 waktu setempat dimana banyak orang sedang berada di dalam rumah atau mungkin banyak yang sudah tidur sehingga banyak korban yang tertimpa reruntuhan bangunan ketika gempa terjadi.

Getaran gempa di Maroko terasa sangat besar juga disebabkan oleh gempa dangkal yang membawa energi cukup besar ke permukaan sehingga banyak bangunan yang mengalami kerusakan fatal. Dilansir dari Kompas.com, menurut Analisis Badan Survei Geologi (USGS) gempa dangkal seperti ini sangat berbahaya.

Baca Juga :  Pendapat Para Seismolog Terkait Gempa Bumi di Turki

Pentingnya Pemasangan Sistem Peringatan Dini Gempa

Belajar dari kejadian gempa di Maroko, maka setiap bangunan sebaiknya perlu dipasang Early Warning System atau sistem peringatan dini gempa bumi. Tujuannya, agar sebelum terjadinya getaran gempa yang besar para penghuni bangunan bisa segera menyelamatkan diri sehingga dapat meminimalisir timbulnya korban jiwa.

Sistem peringatan dini gempa dipasang dengan mengintegrasikan sistem elektrikal pada bangunan dan juga dilengkapi sistem peringatan seperti bunyi alarm. Ketika getaran gempa kecil terdeteksi maka akan memicu sistem peringatan sehingga alarm berbunyi, dengan begitu para penghuni bangunan bisa langsung menyelematkan diri sebelum datang getaran gempa yang lebih besar.

Testindo sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Engineering & Monitoring Solution menyediakan layanan pemasangan Sistem Peringatan Dini Gempa Bumi “E Quake Smart”. Selain dapat mengeluarkan peringatan ketika gempa, E Quake Smart ini juga dapat terintegrasi dengan sistem elektrikal dan gas sehingga dapat mematikan aliran listrik dan gas ketika getaran gempa terdeteksi.

Sistem peringatan dini gempa ini bisa dipasang pada :

  • Gedung atau Bangunan Tinggi
  • Pusat Perbelanjaan
  • Bandara
  • Jembatan atau Flyover
  • Apartemen
  • Pabrik
  • Wilayah Perkotaan
  • Badan Penanggulangan Bencana
  • Dan Lainnya

Jika Anda berminat untuk memasang sistem peringatan dini gempa bumi “E Quake Smart” atau ingin konsultasi terlebih dahulu, silahkan menghubungi kami melalui :


Email: sales@testindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *